Mamaku itu
pernah jualan beras, duluu bgt, pas aku msh anak anak
Hari pasar
di kampung kami itu hari sabtu. Di hari pasar itu, biasanya mulai subuh jam5an
sampai sehari penuh aktifitas jual-beli udah mulai
Mama beli
beras dr kampung, trus dijual di pasar.
Pernah suatu
waktu, sabtu subuh jam 3 an, beras dibawa ama anggota ke pasar. Trus krn
kiosnya blum buka, jd ditumpuk dulu di depan kios.
Sebut saja anggota sbg I dan temannya 2 org.
Sebut saja anggota sbg I dan temannya 2 org.
Jam5 pagi
rumah kami diketok.
Ternyata
I, dengan badan babak belur.
(Percakapan
diterjemahkan dr bahasa Batak)
Mama :
kenapa kau poang?
I : ada
tadi preman di kios, dipukuli kamu nanguda
M:
dipukuli kenapa?
I : minta
uang mereka, kami ga punya uang. Ya dipukuli kami
M : bah,
Ise i. Ise na barani manggugai anggota ni si Nainggolan i terminal, boan tu
son. Asa hupamate. Unang massam-massam tu hami
~ mama
emosi berat, dan pergi ke kamar. Keluar keluar bawa kelewang ~
(Terjemahan
:
Bah, siapa itu. Siapa yg berani mengganggu anggota si Nainggolan di terminal, bawa ke sini. Biar kubunuh. Jangan macam-macam ama kami)
Bah, siapa itu. Siapa yg berani mengganggu anggota si Nainggolan di terminal, bawa ke sini. Biar kubunuh. Jangan macam-macam ama kami)
Bapakku yg
lg asik tidur sontak kebangun.
Pagi itu heboh, bukan karna bapakku yang ngamuk.
Pagi itu heboh, bukan karna bapakku yang ngamuk.
Tp karna seorang
wanita ganas yang mengamuk.
Ya gitulah
mamaku kalau mengamuk, semua orang dihajar. Tak peduli siapapun itu.
Tetapi
mama orangnya berhati lembut kok smile emotikon
I miss you
Mom..
(Pas jaman
itu, banyak preman di terminal kenal ama bapak-mamaku.
Yg mukulin anggota kami ternyata preman yg lg magang.
Alhasil mereka babak belur dipukuli preman senior haha)
Yg mukulin anggota kami ternyata preman yg lg magang.
Alhasil mereka babak belur dipukuli preman senior haha)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar